JakPro siapkan inovasi tiket planetarium jelang Lebaran
Perubahan dan Peningkatan di Planetarium Jakarta
PT Jakarta Propertindo (JakPro) sedang mempersiapkan sejumlah konsep baru untuk meningkatkan pengalaman para pengunjung, terutama menjelang masa libur Lebaran. Direktur Proyek PT JakPro, Iwan Takwin, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan tayangan yang lebih beragam di Planetarium. Selama tiga bulan terakhir, pengunjung hanya diberi satu jenis tayangan yang diputar dalam beberapa sesi.
“Ke depan setiap sesi akan memiliki tema yang berbeda. Jadi tidak hanya satu tayangan saja seperti sebelumnya,” ujar Iwan dalam acara Kinerja Strategis JakPro.
Pengunjung Bisa Menikmati Tayangan Berbeda
Dengan konsep baru ini, pengunjung dapat menonton lebih dari satu sesi dalam sehari karena konten yang disajikan berbeda-beda. Format penyajian dirancang mirip dengan pengalaman menonton di bioskop agar lebih menarik.
“Formatnya nanti seperti bioskop, jadi masyarakat bisa datang lagi karena tayangannya berbeda-beda di tiap sesi,” tambahnya.

Siapkan Sejumlah Titik Tiket
Selain pembaruan konten, JakPro juga akan memperbaiki sistem pelayanan kepada pengunjung. Salah satu fokus utamanya adalah mengoptimalkan antrean dan sistem penjualan tiket agar tidak terjadi penumpukan di satu titik seperti yang pernah terjadi sebelumnya.
Iwan menjelaskan bahwa ke depan akan tersedia beberapa fasilitas penjualan tiket yang memudahkan masyarakat dalam mendapatkan tiket. Termasuk kemungkinan penjualan tiket secara langsung di lokasi.
“Tidak hanya satu sistem saja, nanti ada beberapa fasilitas ticketing sehingga pengunjung tidak menumpuk di satu titik. Penjualan tiket offline juga kami siapkan untuk memitigasi masalah yang sempat terjadi,” jelasnya.

Tayangan Lebih Interaktif
JakPro juga berencana menambahkan unsur interaktif dalam tayangan Planetarium. Hal ini dilakukan agar pengalaman belajar tentang astronomi menjadi lebih menarik, khususnya bagi anak-anak dan pelajar.
“Ke depan tayangannya tidak hanya seperti menonton film dari awal sampai akhir. Akan ada interaksi yang bisa meningkatkan rasa ingin tahu anak-anak dan pelajar,” ujarnya.
