Meningkatkan Performa Mesin dengan Suplemen Cuan

Table of Contents

.CO.ID - JAKARTA.
Penggunaan sumber energi yang efisien menjadi fokus utama bagi berbagai sektor industri, termasuk di dalamnya industri pertambangan. Dalam rangka memenuhi kebutuhan ini, PT Abadi Kimia Raya meluncurkan produk baru bernama Adichem pada akhir tahun lalu. Produk ini merupakan zat aditif yang dirancang untuk meningkatkan performa mesin dan mengoptimalkan konsumsi energi di berbagai industri.

Ryan Oktariyadie, Head Sales Adichem dari PT Abadi Kimia Raya, menjelaskan bahwa produk ini awalnya ditujukan khusus untuk industri pertambangan. "Solar adalah salah satu komponen biaya terbesar dalam operasi pertambangan. Kami melihat peluang untuk memberikan solusi yang mampu menjaga kualitas bahan bakar, memperpanjang umur mesin, serta mengurangi biaya operasional," ujarnya pada Jumat (30/1).

Adichem menawarkan beberapa manfaat penting, seperti peningkatan lubrikasi, pengurangan kemungkinan terjadinya filter blocking tendency (FBT), serta kontribusi terhadap efisiensi konsumsi bahan bakar. Formula yang digunakan dirancang untuk mengatasi masalah-masalah umum di lapangan, mulai dari kualitas solar yang tidak konsisten hingga deposit karbon pada injektor mesin diesel.

Saat ini, Adichem memiliki tiga jenis produk aditif. Selain untuk industri pertambangan, produk ini juga tersedia untuk kendaraan roda empat maupun roda dua. Untuk memperluas pasar, PT Abadi Kimia Raya merilis produk baru bernama Adimax F2 pada akhir tahun lalu. Adimax F2 menggunakan bahan baku asal Jerman dan ditujukan untuk kebutuhan mesin industri.

Tujuan utama dari produk ini adalah menjaga performa mesin tanpa meningkatkan biaya perawatan. Namun, Adichem menghadapi beberapa tantangan dalam proses pemasaran. Salah satunya adalah rendahnya pemahaman pasar terhadap efektivitas aditif bahan bakar. Banyaknya produk serupa yang tidak memiliki bukti teknis membuat konsumen cenderung skeptis terhadap produk baru.

Selain itu, karakteristik produk aditif yang termasuk dalam kategori dangerous goods juga membatasi opsi distribusi dan memerlukan penanganan khusus dalam produksi serta pengiriman. Ryan menyatakan bahwa pihaknya harus melakukan edukasi ekstra kepada pasar. "Aditif memiliki volume yang kecil, tetapi dampaknya besar. Itu yang sering tidak terlihat oleh pasar," jelasnya.

Untuk memperluas jangkauan, Adichem kini memasarkan produknya melalui pemasaran korporasi, marketplace, hingga jaringan bengkel di sekitar Jakarta. Dengan pendekatan ini, PT Abadi Kimia Raya berharap dapat meningkatkan ketersediaan produk yang lebih mudah diakses, baik secara online maupun offline.

Ryan optimistis dengan langkah-langkah tersebut akan memberikan dampak positif bagi perusahaan. Langkah selanjutnya, Adichem akan fokus mengembangkan produk aditif lainnya, yaitu aditif untuk mesin bensin yang direncanakan diluncurkan pada Maret 2026 mendatang.