Ternyata Ini Manfaat Ganti Oli Transmisi Matik yang Cepat

Table of Contents


Oli transmisi matik memiliki peran penting dalam menjaga kinerja kendaraan. Oli ini bekerja secara terus-menerus untuk melumasi berbagai komponen yang ada di dalam transmisi. Selain itu, oli juga berfungsi sebagai pendingin agar suhu komponen tetap stabil dan tidak mengalami overheating.

Karena terus bergerak dan bersirkulasi, maka oli transmisi matik memerlukan penggantian rutin seperti halnya oli mesin. Hal ini penting untuk memastikan kualitas oli tetap optimal dan mampu memberikan perlindungan maksimal pada komponen transmisi.

Menurut Supriyanto dari bengkel Rizky Auto di Pondok Bambu, Jakarta Timur, sebaiknya penggantian oli transmisi matik dilakukan lebih cepat dari rekomendasi pabrikan. "Sebaiknya lakukan penggantian oli transmisi matik apapun lebih cepat dari rekomendasi pabrikan," ujarnya.


Untuk mobil Honda dengan transmisi CVT, jadwal penggantian oli disarankan setiap 40.000 hingga 60.000 kilometer. Namun, jika memungkinkan, penggantian bisa dilakukan lebih awal, yaitu antara 25.000 hingga 30.000 kilometer. Langkah ini dinilai lebih baik untuk menjaga kesehatan komponen internal transmisi matik.

Alasan utamanya adalah karena kondisi jalan di kota-kota besar sering kali macet. Hal ini menyebabkan oli transmisi matik lebih cepat mengalami penurunan kualitas. "Kenapa disarankan pada kilometer tersebut, karena jalanan terutama di kota-kota besar itu cenderung macet, jadi kualitas oli transmisi matik akan cepat menurun," jelas Ucup, panggilan akrab Supriyanto.


Selain itu, penggantian oli transmisi matik sebaiknya dilakukan bersamaan dengan pembersihan filter. Filter ini berfungsi untuk menyaring partikel halus dan endapan oli yang bisa merusak komponen transmisi. Dengan membersihkan filter, kualitas oli tetap terjaga dan komponen dapat bekerja dengan optimal.

Pemilihan oli transmisi matik yang sesuai dengan jenis kendaraan juga sangat penting. Penggunaan oli yang tidak sesuai bisa menyebabkan kerusakan pada komponen transmisi dalam jangka panjang. "Oli transmisi matic yang sering malas diganti akan membuat kerusakan komponen dalam jangka panjang," tambah Supriyanto.

Harga perbaikan transmisi matik biasanya cukup mahal, bahkan mencapai jutaan rupiah. Oleh karena itu, lebih baik melakukan perawatan rutin dengan ganti oli lebih cepat. Dengan demikian, risiko kerusakan dapat diminimalkan dan umur transmisi matik menjadi lebih panjang.