Xiaomi Perkenalkan Xiaomi 17, Pad 8, dan Produk AIoT Baru di Indonesia

Table of Contents

Peluncuran Produk Baru Xiaomi di Jakarta


Xiaomi menggelar acara peluncuran besar di Jakarta, yang menjadi ajang pengenalan berbagai produk terbaru. Dalam acara ini, perusahaan meluncurkan beberapa perangkat seperti Xiaomi 17 Series, Xiaomi Pad 8 Series, serta sejumlah perangkat AIoT seperti Xiaomi Watch 5, REDMI Buds 8 Pro, Xiaomi Tag, dan Xiaomi UltraThin Magnetic Power Bank. Peluncuran ini menunjukkan bahwa strategi Xiaomi tidak hanya berfokus pada smartphone, tetapi juga memperkuat ekosistem perangkat yang saling terhubung untuk mendukung aktivitas pengguna sehari-hari.

Xiaomi 17 Series: Kamera Leica sebagai Fokus Utama


Salah satu sorotan utama acara adalah Xiaomi 17 Series yang terdiri dari Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra. Seri flagship ini dikembangkan bersama Leica untuk memberikan pengalaman fotografi mobile yang lebih profesional.


Xiaomi 17 Ultra menjadi model paling premium dalam seri ini dengan sensor kamera utama berukuran 1 inci serta kamera telefoto 200MP yang mendukung rentang zoom panjang. Smartphone ini juga memiliki kemampuan perekaman video hingga 4K 120fps. Sementara itu, Xiaomi 17 hadir sebagai flagship dengan ukuran lebih ringkas. Perangkat ini tetap membawa sistem kamera Leica serta fitur telefoto yang mendukung fotografi potret dan makro.

Di sisi performa, kedua perangkat ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan dilengkapi baterai besar dengan dukungan pengisian cepat hingga 100W.

Xiaomi Pad 8 Series: Fokus pada Produktivitas


Selain smartphone, Xiaomi juga meluncurkan Xiaomi Pad 8 Series yang terdiri dari Xiaomi Pad 8 dan Xiaomi Pad 8 Pro. Tablet ini dirancang untuk mendukung produktivitas pengguna, baik bagi pelajar maupun pekerja kreatif.

Xiaomi Pad 8 Pro menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite dan layar 11,2 inci dengan resolusi 3.2K serta refresh rate 144Hz. Tablet ini juga dilengkapi baterai 9.200 mAh dengan dukungan pengisian cepat 67W. Sementara Xiaomi Pad 8 menggunakan Snapdragon 8s Gen 4 dan tetap mempertahankan layar beresolusi tinggi dengan refresh rate 144Hz.

Tablet ini dirancang sebagai perangkat serbaguna untuk bekerja maupun hiburan. Xiaomi juga menyediakan aksesori tambahan seperti keyboard dan stylus Focus Pen Pro untuk menunjang produktivitas.

Ekosistem AIoT Xiaomi Semakin Lengkap

Dalam acara yang sama, Xiaomi juga memperkenalkan sejumlah perangkat AIoT terbaru. Xiaomi Watch 5 menjadi smartwatch terbaru yang menggunakan Wear OS dari Google serta mendukung integrasi layanan seperti Google Maps dan Google Wallet. Perangkat ini juga dilengkapi fitur asisten AI untuk membantu aktivitas pengguna.

Untuk audio, Xiaomi menghadirkan REDMI Buds 8 Pro yang dilengkapi teknologi active noise cancellation hingga 55 dB dan daya tahan baterai hingga 33 jam. Xiaomi juga meluncurkan Xiaomi Tag sebagai perangkat pelacak barang serta Xiaomi UltraThin Magnetic Power Bank yang memiliki desain sangat tipis dan mendukung pengisian daya nirkabel.

Harga dan Ketersediaan Produk


Xiaomi juga mengungkapkan harga resmi seluruh produk yang diperkenalkan dalam acara ini. Berikut rincian harga tiap perangkat berdasarkan varian yang tersedia di pasar Indonesia:

  • Xiaomi 17
  • 12GB + 256GB: Rp14.999.000
  • 12GB + 512GB: Rp15.999.000
  • Penjualan mulai Maret 2026 melalui kanal resmi Xiaomi

  • Xiaomi 17 Ultra

  • 16GB + 512GB: Rp19.999.000
  • 16GB + 1TB: Rp22.999.000

  • Xiaomi Pad 8

  • 8GB + 256GB: Rp7.499.000

  • Xiaomi Pad 8 Pro

  • 8GB + 256GB: Rp9.499.000
  • 12GB + 512GB: Rp11.499.000

  • Xiaomi Watch 5 : Rp4.999.000

  • REDMI Buds 8 Pro : Rp999.000
  • Xiaomi UltraThin Magnetic Power Bank 5000 15W : Rp899.000
  • Xiaomi Tag
  • 1-pack: Rp199.000
  • 4-pack: Rp599.000


Peluncuran ini menegaskan strategi Xiaomi untuk memperkuat ekosistem perangkat pintar. Dengan menghadirkan smartphone flagship, tablet produktivitas, serta berbagai perangkat AIoT, Xiaomi berupaya menawarkan pengalaman teknologi yang terintegrasi bagi pengguna. Langkah ini juga menunjukkan bahwa persaingan industri teknologi tidak lagi hanya terjadi pada smartphone, tetapi juga pada ekosistem perangkat yang mendukung gaya hidup digital modern.